ciri khas dari kaca-kaca untu interior rumah anda
Selain jenis cermin dapat dibagi berdasarkan bentuknya, cermin juga dapat dikelompokkan berdasarkan karakter atau ciri khasnya. Ditinjau dari karakternya, cermin terbagi menjadi beberapa macam, yakni cermin atau kaca bening, kaca berwarna, kaca es, kaca one way, kaca tempered, kaca laminasi. Urain di bawah ini akan menjelaskan karakter dan ciri khas dari kaca-kaca tersebut. Pengetahuan tentag kaca ini penting karena akan mempermudah Anda dalam memilih kaca yang sesuai dengan desain interior rumah.
Pertama, Kaca Bening Atau Float Glass
Banyak orang menyebut kaca bening ini dengan kaca polos atau float glass. Sebagaimana namanya, kaca ini bening tidak berwarna dengan permukaan kaca yang jernih, rata dan bebas distorsi. Kaca bening memberikan tingkat transmisi yang tinggi (lebih dari 90%) serta memberikan bayangan yang sempurna. Float glass juga mempunyai kemampuan untuk menahan panas matahari yang rendah. Karenanya, tidak disarankan mengaplikasikan kaca bening ini untuk desain eksterior.
Kaca jenis ini banyak digunakan baik untuk desain interior. Dalam desain interior kaca jenis ini banyak digunakan pada perabot rumah tangga seperti almari, table top, dinding dekorasi, akuarium dan sebagainya. Ketebalan yang dimiliki kaca jenis ini juga bervariasi mulai dari 5mm, 6mm, atau 8mm. Jika Anda ingin mengaplikasikan kaca ini dalam desain interior, Anda harus menyesuaikan ketebalan kaca disesuaikan dengan bentang kaca yang akan dipasang.
Kedua, Kaca Warna Atau Tinted Glass.
Orang sering menyebut jenis kaca ini dengan kaca rayben untuk jenis kaca yang berwarna hitam. Sebenarnya kaca ini sama dengan kaca float. Perbedaannya kalay float glass tidak diberi warna sedangkan tinted glass diberi logam pewarna. Logam pewarna yang sering digunakan adalah kobalt, besi, silenium, dan sebagainya pada bahan baku kaca. Warna yang ditawarkan untuk kepentingan desain interior dan eksterior. Warna-warna tersebut antara lain blue green, dark blue, euro grey, dark grey, bronze dan green.
Kemampuan kaca tinted dalam menyerap panas matahari hingga 55% sangat menguntungkan bagi siapa saja mengaplikasikan jenis kaca ini dalam rumahnya. Karena tinted glass ini akan mengurangi beban pendingin ruangan. Di samping itu kaca jenis ini akan memberikan rasa nyaman pada penghuni bangunan. Apalagi kaca ini mempunyai sifat tembus pandang yang rendah sehinga tetap dapat menjaga privasi bagi penghuni bangunan.
Ketiga, Kaca Es
Kaca yang diproduksi dengan cara roll-out process merupakan kaca yang mempunyai tekstur dengan pola tertentu di salah satu sisinya sehingga memberikan kesan dekoratif. Hal itu terjadi karena saat produksi leburan bahan baku kaca dialirkan melalui sepasang rol dengan satu rol memiliki pola tertentu, sehingga pada salah satu permukaan kaca akan tercetak pola sesuai dengan pola pada rol. Kesan dekoratif itulah yang menjadikan kaca jenis ini sering digunakan untuk desain interior.
Di samping efek dekoratif tersebut, kaca jenis ini juga mempunyai efek pencahayaan dan efek bayangan yang apik. Kemampuannya mereduksi silau yang maksimum menjadikan kaca jenis ini sempurna untuk kebutuhan desain interior rumah, seperti untuk partisi, dinding, pintu, furniture dan kaca pada kamar mandi.
Keempat, Kaca Reflektif
Kaca ini sering disebut dengan kaca one way karena kemampuannya memantulkan cahaya dan mereduksi sifat tembus pandang dari sisi luar. Hal ini disebabkan karena kaca ini dilapisi dengan pelapis transparan tipis dari oksida logam (sebagai lapisan pemantul) melalui proses pyrolysis. Sebuah lapisan kaca refletif yang mampu memantulkan cahaya dan panas. Bahkan lebih dari itu lapisan kaca ini dapat memberikan kesan mewah.
Kelima, Kaca Tempered
Kaca ini mempunyai kekuatan yang sangat tinggi karena kaca ini diperkeras dengan cara memanaskan kaca float biasa hingga mencapai temperatur 700 derajat celcius. Setelah itu kaca didinginkan mendadak dengan menyemprotkan udara secara merata merata pada kedua permukaan kaca. Hal ini menyebabkan perubahan fisik kaca, yaitu terjadi perubahan gaya tekan dan gaya tarik pada kaca, tapi secara visual tidak terjadi perubahan.
Jika dibandingkan dengan kaca biasa, kekuatannya jauh lebih besar hingga 3-5 kali lipat. Kaca ini mempunyai kekuatan terhadap terpaan beban angin, tekanan air, benturan dan terhadap perubahan temperatur yang tinggi (thermal shock). Jika karena suatu sebab kaca ini pecah, pecahan kaca tempered berbentuk kecil-kecil dan tumpul, sehingga sangat aman bagi manusia (tidak akan melukai manusia).
Karena sifat kaca tersebut, dalam desain interior rumah kaca ini sering diaplikasikan sebagai partisi ruangan tanpa rangka (frameless), partisi kamar mandi, tangga, void dan sebaginya. Tetapi ada satu hal yang harus dipahami bahwa kaca jenis ini tidak bisa dipotong, digosok bagian tepinya, dibuat lubang dan sebagainya. Karena perlakuan seperti itu akan memperlemah kekuatan kaca bahkan dapan menjadikan kaca pecah. Karenanya semuanya sudah harus fix saat proses pembuatan kaca tempered.
Selamat berkreasi.
Salam Archinessid
silahkan hubungi kami di https://www.archiness.net/
Comments
Post a Comment