3 hal yang anda harus anda tau tentang rumah susun
Rumah susun tentunya sudah tidak asing lagi untuk masyarakat Jakarta. Terdapat cukup banyak rumah susun yang berada di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Setidaknya ada belasan rusun terletak di daerah Jakarta. Berdasarkan data BPS pada tahun 2015, kekurangan kebutuhan perumahan mencapai 11,4 juta unit. Hal ini menunjukkan masih banyak warga Jakarta yang belum memiliki rumah sendiri. Salah satu faktor penyebab adalah tingginya harga tanah di Jakarta tidak sebanding dengan peningkatan pendapatan penduduk.
Kehadiran rumah susun menjadi solusi yang paling tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pemerintah dengan gencar mendirikan sejumlah rumah susun untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang lokasinya tersebar di sejumlah daerah di Ibukota. Dengan membayar biaya operasional sekitar Rp. 300 ribuan per bulan. Berikut 3 hal soal rumah susun yang harus kamu ketahui!
Rumah susun, rusunami dan rusunawa
Sering mendengar ketiga istilah tersebut? Apakah sebenarnya rusun, rusunawa dan rusunami berbeda? Kita kenali ketiga istilah tersebut yuk.
Rumah susun atau rusun merupakan kategori rumah resmi Pemerintah Indonesia untuk desain tipe hunian bertingkat sepertiapartemen, kondominium, danflat. Konsep pembangunannya bertingkat dan dapat dihuni bersama oleh banyak anggota keluarga. Tapi, satuan unit dari bangunan dibuat terpisah, sehingga tiap keluarga dapat hidup masing-masing.

Lalu apa itu rusunami? Memiliki kepanjangan rumah susun sederhana milik, merupakanprogram pemerintah untuk rumah susun yang tingginya lebih dari 8 lantai. Wujudnya yang mirip dengan apartemenmembuat pengembang menyebutnya sebagai apartemen bersubsidi.
Sedangkan rumah susun sederhana sewa atau rusunawa adalah rusun dengan tampilan seperti rusunami, perbedaan terletak pada status kepemilikannya. Kita harus menyewa langsung dari pengembangnya untuk dapat tinggal di rusunawa.
Rumah susun harus dilengkapi dengan fasilitas bersama

Dengan pandangan bahwa rumah susun adalah kawasan kumuh yang diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah, saat ini kalian harus buang jauh-jauh pemikiran tersebut. Karena pada dasarnya rusun sudah difasilitasi dengan fasilitas yang memadai dan layak.
Beberapa fasilitas umum yang wajib ada di area rusun antara lain seperti tempat parkir, saluran limbah, aliran listrik dan gas, alat komunikasi, fasilitas perbelanjaan, kesehatan, pendidikan peribadatan, lapangan, sampai lahan bercocok tanam. Bisa dikatakan fasilitas tersebut lebih lengkap dari rumah di kawasan perumahan sederhana, bukan?
Warga rumah susun wajib membayar IPL

Pada rumah susun terdapat benda, tanah dan bangunan yang merupakan milik bersama. Untuk merawat dan menjaga fungsi hal-hal tersebut maka penghuni wajib membayar IPL atau Iuran Pemeliharaan Lingkungan. IPL akan digunakan sebagai biaya pemeliharaan gedung dan fasilitas, seperti lift, saluran listrik, penerangan, area taman bermain anak dan fasilitas bersama lainnya.
Comments
Post a Comment