Bermain Feng Shui Dengan Anank Tangga

Dalam mendesain anak tangga pada rumah, umumnya orang-orang mempertimbangkan keamanan serta kenyamanan dari desain anak tangga. Namun, bagi sebagian orang memasukkan unsur Feng Shui pada saat merancang anak tangga rumah adalah hal yang wajib hukumnya. Selain dari segi kenyamanan, disudut pandang Feng Shui penataan anak tangga akan mempengaruhi energi positif dan negatif dari rumah tersebut, dan juga keseimbangan elemen yang bisa berakibat pada aspek-aspek kehidupan dari penghuni rumah.
Tertarik mengetahui sudut pandang Feng Shui saat merancang dan menata anak tangga di rumahmu? Yuk, simak ulasan Feng Shui rumah yang terkait dengan desain anak tangga berikut!

Pertimbangkan Posisi dari Anak Tangga

Pertimbangkan Posisi dari Anak Tangga
Sebelum membahas desain anak tangga, posisi anak tangga dan detail tangga adalah hal pertama yang perlu diperhatikan. Posisi anak tangga akan mempengaruhi Feng Shui dari rumah. Berikut beberapa posisi anak tangga yang harus dihindari dari sudut pandang Feng Shui:
  • Pada saat menempatkan tangga, hindari meletakkan tangga pada tengah ruangan. Jika denah rumah diibaratkan menjadi 9 kotak (3×3), maka kotak yang berada di tengah adalah area dimana kamu dianjurkan tidak meletakkan anak tangga.
  • Selain tangga rumah utama, hunian terkadang juga memiliki tangga service, hindari meletakkan tangga utama berhadapan langsung dengan tangga service.
  • Posisi tangga juga sebaiknya tidak terlihat langsung dari ruang depan, interior ruang tamu, ataupun ruang-ruang publik lainnya karena dipercaya akan menghambat karir dan juga usaha.
Posisi anak tangga sebaiknya berada di area yang tidak terjangkau dan terlihat langsung dari ruang publik yang ada di rumah.

Penghitungan Jumlah Anak Tangga

Penghitungan Jumlah Anak Tangga
Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan saat menata tangga sesuai dengan Feng Shui yang baik adalah jumlah tapak yang dimiliki. Setiap tapak dari anak tangga dalam Feng Shui memiliki makna masing-masing sebagai berikut:
  • Anak tangga pertama = lahir/shēng (baik)
  • Anak tangga kedua = hidup/huó (baik)
  • Anak tangga ketiga = sakit/bìng (jelek)
  • Anak tangga keempat = mati/sǐ (jelek)
  • Anak tangga kelima = sengsara/kǔ (jelek)
Tapak Anak Tangga
Dan penghintungan ini berulang kembali ke anak tangga pertama setelah anak tangga kelima. Usahakanlah tapak dari tangga selalu jatuh pada angka-angka yang memiliki makna baik seperti tapak tangga pertama dan tapak tangga kedua.
Sebagai contoh, jika rumahmu memiliki tangga yang memiliki jumlah tapak 27 trap, maka penghitungan tangga akan jatuh pada angka kedua yang memiliki makna “Hidup” yang baik. Namun, jika jumlah dari tapak tangga hanya 25 tran, maka penghitungan akan jatuh pada angka kelima yang memiliki makna “Sengsara” yang tidak baik.

Pemanfaatan Ruang Bawah Tangga

Tangga umumnya menyisakan ruang sisa pada bagian bawahnya yang kerap dimanfaatkan untuk berbagai fungsi sesuai dengan kebutuhan dari pemilik rumah. Namun, nggak semua fungsi baik untuk diaplikasikan pada ruang bawah tangga, lho.
Dapur Bawah Anak Tangga
Memanfaatkan ruang sebagai dapur bawah tangga atau mini bar adalah salah satu contoh penerapan yang fungsi ruang bawah tangga yang buruk karena penghuni akan berjalan melangkahi makanan yang berada di bawah tangga. Menjadikan ruang bawah tangga sebagai tembah ibadah seperti altar juga tidaklah baik karena bisa mendatangkan ketidakberuntungan pada hunian.

Comments

Popular Posts