Tips Bikin Spot Air Mancur Di Taman Mungil

Suara air mengalir atau gemericiknya yang jatuh ke kolam memang selalu menenangkan untuk didengar. Rasanya bikin kita jadi lebih rileks dan nyaman setiap kali mendengar suara air seperti ini. Sayangnya halaman yang terbatas membuat Anda harus mengubur keinginan untuk membuat kolam di rumah

Padahal, tak selalu butuh halaman luas untuk menciptakan suara gemericik air di rumah Anda. Taman mungil pun dapat dihiasi dengan air mancur, misalnya seperti ide desain air mancur berikut.
Halaman belakang yang sempit



Jika halaman belakang Anda hanya mampu untuk menampung beberapa pot, gunakan salah satu sisinya sebagai lokasi air terjun. Air terjun ini tak butuh tempat yang lebar, dinding yang lebarnya hanya 1 meter pun dapat digunakan.
Bahkan Anda hanya membutuhkan 60 cm sebagai tempat air terjun. Dan akan lebih baik jika ditambah ikan kecil di kolamnya, namun jika Anda tak terlalu senang merawat hewan, biarkan kolam dalam kondisi kosong—hanya berisi air.

Halaman depan tanpa kolam


Jika tak memiliki halaman belakang, halaman depan rumah pun bisa jadi pilihan. Tak perlu membangun kolam ikan, cukup batu berundak sebagai tempat mengalirnya air. Aliran air ini dapat menggunakan listrik atau baterai.
Jika tak ingin air terbuang, aturlah agar air yang mengalir ke bawah kembali ke atas lalu mengalir lagi ke bawah—berputar layaknya sistem penyaring akuarium.
Air mancur guci


Bila halaman sangat sempit, air mancur guci bisa jadi pilihan karena bisa digunakan untuk ruang sempit. Suara air dapat diciptakan melalui gelembung-gelembung air di tengah guci, tanpa harus membiarkan airnya mengalir dan terbuang ke luar.
Jangan lupa untuk selalu membersihkan guci setiap 1-2 minggu untuk mencegah bagian dalamnya berlumut dan timbul jentik nyamuk.

bila mambutuhkan jasa konsultan interior dan furniture  dapat ke website kami di archiness.net

Comments

Popular Posts