Trik Mengatur Tata Cahaya
Indra manusia yang paling dominan adalah penglihatan. Kita tumbuh besar dengan kesadaran penuh akan pencahayaan di sekitar kita, baik alami maupun artifisial. Penglihatan memberi makna pada berbagai sumber cahaya seperti matahari sore yang hangat, meja yang diterangi cahaya lilin, kunang-kunang di malam hari, warna-warni lampion, semuanya terhubung dengan emosi manusia.
Pencahayaan adalah salah satu elemen yang paling sering diabaikan, namun penting dalam arsitektur dan desain interior. Apa gunanya menciptakan ruang yang bagus jika tidak ada cukup cahaya untuk dapat kita nikmati keindahannya? Pencahayaan juga penting untuk menciptakan skala ruang, memberikan sensasi dan suasana sebuah ruang, dan menghasilkan ruang-ruang fungsional di tempat tinggal kita.
Desain pencahayaan yang bagus menjaga keseimbangan tiga pencahayaan utama: ambient, fungsi, dan aksen. Arsitek dan desainer memutuskan rencana pencahayaan berdasarkan kebutuhan ruang individu dan bagaimana menjaga keseimbangan untuk mencapai efek tertentu. Berikut adalah beberapa trik keren yang layak dipertimbangkan untuk mengatur pencahayaan rumah Anda.
1. Sumber cahaya tersembunyi
Pencahayaan ruang dari sudut pandang tersembunyi berfungsi untuk menonjolkan bentuk atau struktur arsitektur, dan menambah misteri dan kedalaman, terutama untuk ruang-ruang kecil. Pertimbangkan skylight dengan berbagai desain menarik pada bagian atap rumah. Efek pencahayaan alami yang dihasilkannya sangat dramatis.
2. Pola tak beraturan
Meskipun banyak teknik pencahayaan bergantung pada penyebaran cahaya, penerangan teatrikal dapat berguna untuk menciptakan hubungan emosional yang unik dengan suatu tempat, mewujudkan makna pentingnya, serta menuntun orang pada sebuah tujuan. Penyaringan cahaya dari atas meningkatkan rasa kekaguman, keheningan, dan kontemplasi.
Comments
Post a Comment